Tampilkan postingan dengan label buah dan sayur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label buah dan sayur. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Agustus 2011

Tidak Semua Buah Baik Disimpan Dalam Kulkas

Buah yang segar dan dingin memang paling enak dimakan saat cuaca panas. Namun tahukah Anda tidak semua buah-buahan baik untuk dimasukkan kedalam kulkas. Sebab ada beberapa buah yang justru lebih enak dan bernutrisi jika dibiarkan dalam suhu ruangan.

Mau tahu apa saja buah-buahan itu?
1. Semangka

Buah yang kaya akan air ini memiliki kandungan anti-kanker yang disebut likopen. Uniknya, kadar likopen dalam semangka akan meningkat hingga 40 persen jika diletakkan di dalam suhu ruangan.
Menurut studi yang dimuat dalam Journal of Nutrition, kandungan asam amino arginine, yang bisa membantu penurunan berat badan, dalam buah ini juga akan bertambah banyak jika tak disimpan dalam kulkas. Selain itu, kelebihan lain buah ini adalah bisa berfungsi seperti "viagra alami" karena mengandung citrulline.

2. Tomat

Buah yang bisa dikonsumsi dalam kondisi segar, menjadi campuran bumbu masak atau campuran salad, dan dijus ini kaya akan antioksidan likopen serta vitamin A, C, dan K. Makin merah buahnya, makin tinggi kandungan likopennya. Oleh karena itu, buah ini disarankan disimpan dalam suhu ruangan dan langsung dimakan saat buahnya matang.

3. Buah persik

Simpan buah persik dalam suhu ruangan tanpa menghilangkan batangnya untuk mencegah busuk. Buah persik atau peach memiliki kandungan serat yang tinggi, vitamin A dan C, serta mineral niasin dan potasium yang bisa meningkatkan kolesterol baik. Begitu buah ini matang, segera konsumsi atau simpan dalam kulkas. Nikmati buah persik dengan kulitnya untuk mendapatkan lebih banyak vitamin, fitokemikal, dan serat.

4. Mangga

Buah yang kaya vitamin C ini sebaiknya disimpan dalam keranjang buah, bukan di dalam kulkas, agar cepat matang. Buah mangga juga mengandung enzim usus alami sehingga bisa membantu mengatasi gangguan pencernaan.

Selasa, 28 Desember 2010

Buah dan SAyur yang Cocok untuk si Darah Tinggi

Buah dan Sayur yang Cocok untuk si Darah Tinggi

Punya tekanan darah tinggi atau hipertensi bisa berisiko mengalami berbagai penyakit serius seperti jantung dan stroke. Makan buah dan sayuran sehat adalah solusi untuk dapat menurunkan tekanan darah.

Hipertensi ditandai dengan tekanan sistolik di atas 14 mmHg dan diastolik di atas 90 mmHg. Nilai normalnya adalah 120 mmHg untuk sistolik dan 80 mmHg untuk diastolik.

Hipertensi sering tidak tertangani dengan baik, karena tidak semua penderita hipertensi menyadari gejalanya hingga berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Jangan dibiarkan, karena bisa memicu kerusakan multiorgan termasuk jantung dan ginjal.

Dilansir Livestrong, Rabu (29/12/2010), berikut beberapa buah dan sayuran yang dapat menurunkan tekanan darah:

1. Buah dan sayur tinggi kalium
Diabetes Resource of Long Island menegaskan bahwa buah-buahan dan sayuran kaya kalium dapat menurunkan tekanan darah. 90-99 persen pria dan wanita tidak mengonsumsi jumlah kalium yang cukup.

Buah-buahan dan sayuran tinggi kalium antara lain, bayam, jamur, blewah, jeruk, kubis Brussel, grapefruits, pisang dan kentang.

2. Lycopene pada buah berwarna merah
Buah berwarna merah seperti tomat dan apel juga dapat membantu mengontrol tekanan darah. Hal ini karena buah-buahan berwarna merah mengandung Phytochemical lycopene dan quercetin (antioksidan).

Departemen Pertanian AS melaporkan bahwa uji klinis delapan minggu konsumsi tomat biasa menghasilkan penurunan yang signifikan pada tekanan darah, baik sistolik dan diastolik pada individu dengan hipertensi ringan sampai sedang.

Buah-buahan seperti cranberry, bit, ceri, jeruk merah dan raspberry juga baik untuk menurunkan tekanan darah.

3. Sayur yang kaya magnesium
Sayuran berdaun hijau mengandung vitamin dan mineral yang penting, terutama magnesium. Magnesium merupakan elemen penting untuk menurunkan tekanan darah dan kesehatan secara keseluruhan, seperti yang diperlukan untuk lebih dari 300 reaksi biokimia.

Selain itu, magnesium juga membantu dalam mencegah dan mengelola penyakit hipertensi dan jantung, serta mengatur kadar gula darah. Contohnya pada bayam, brokoli dan sawi hijau.