Senin, 03 Februari 2014

Keracunan MSG ini gejalanya...

 Keracunan MSG ini gejalanya...

MSG atau Monosodium Glutamate merupakan salah satu jenis penyedap rasa yang sering ditambahkan ke dalam makanan. MSG ini banyak ditemukan pada masakan Cina, fast food,  soft drink, dan berbagai jenis makanan lainnya. MSG memang dapat menambah cita rasa makanan menjadi lebih lezat, namun dapat juga menyebabkan masalah kesehatan yang dapat berakibat fatal.


Food and Drug Administration (FDA) menyebutkan bahwa MSG aman dikonsumsi dalam jumlah kecil. Namun, setelah dilaporkan banyak terjadi kasus keracunan akibat MSG, FDA mewajibkan untuk mencantumkan MSG dalam label makanan jika zat tersebut ditambahkan agar konsumen lebih berhati-hati memilih makanan.

Reaksi atau efek samping yang ditimbulkan oleh MSG ini disebut sebagai Chinese Restaurant Syndrome atau MSG Symptom Complex. Keracunan MSG lebih sering terjadi pada orang yang sensitif terhadap zat ini. Gejala akut yang muncul berupa:


  • Sakit kepala


  • Mual, muntah


  • Nyeri dada


  • Rasa terbakar pada wajah, leher, atau bagian tubuh lainnya


  • Berdebar-debar


  • Sesak napas


  • Berkeringat




  • Kebas atau baal pada tubuh.


  • Bengkak pada wajah atau bibir


Jika Anda mengalami hal tersebut segera hubungi dokter. Gejala yang muncul umumnya ringan dan tidak membutuhkan terapi, namun kadang-kadang dapat menjadi berat tergantung jumlah MSG yang dikonsumsi dan reaksi tubuh setiap individu. Satu-satunya jalan untuk mencegah reaksi tersebut adalah dengan menghindari makanan yang mengandung MSG.

Kamis, 21 November 2013

Kolesterol Jahat-Ini Cara Menurunkannya...

Pedoman kolesterol terbaru merekomendasikan Anda untuk menurunkan tingkat kolesterol jahat (LDL) menjadi 70 mg/dl atau kurang bila Anda merokok, sudah berusia 45 tahun (pria) atau 55 (wanita), memiliki hipertensi atau diabetes, dan faktor risiko lain. Bagi sebagian besar orang, tingkat LDL yang disarankan adalah tidak melebihi 100 mg/dl. Tingkat LDL tinggi merupakan faktor risiko penyakit berbahaya seperti stroke dan penyakit jantung, dua penyebab utama kematian.

 Ketika kadar kolesterol Anda tinggi, dokter mungkin meresepkan obat penurun kolesterol (statin dan sejenisnya). Obat-obatan penurun kolesterol seperti itu meskipun diperlukan dalam jangka pendek tetapi sebaiknya bukan merupakan pilihan utama Anda dalam jangka panjang. Kadar kolesterol umumnya dapat dikelola secara alami dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih baik.

Terapkan 5 langkah berikut untuk menurunkan tingkat kolesterol jahat di tubuh Anda:

1. Hindari makanan penyebab kolesterol tinggi

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menghindari makanan yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat di tubuh Anda, yaitu:
  • Lemak jenuh. Lemak jenuh banyak terdapat pada daging hewan. Batasi atau berhentilah mengonsumsi daging. Bila Anda mengonsumsi daging sapi atau kambing, hindari potongan lemaknya (gajih). Saat mengonsumsi daging ayam, buang kulit dan lemaknya.
  •  Lemak trans. Lemak trans adalah lemak yang dibuat dengan memanaskan minyak nabati cair di dalam gas hidrogen dan katalis tertentu, pada proses yang disebut hidrogenasi. Proses ini membuat minyak lebih stabil dan awet (tidak mudah tengik), dan mengubah bentuknya menjadi padat sehingga memudahkan transportasi. Minyak trans juga tahan terhadap pemanasan berulang sehingga lebih ideal untuk menggoreng makanan cepat saji. Tidak mengherankan bila minyak trans menjadi andalan di restoran dan industri makanan kemasan. Namun, lemak trans lebih buruk daripada lemak jenuh dalam menaikkan kolesterol jahat. Bahkan sejumlah kecil lemak trans di dalam makanan dapat merugikan kesehatan. Untuk setiap tambahan 2 persen kalori harian lemak trans, risiko penyakit jantung koroner meningkat sebesar 23 persen. Satu porsi sedang kentang goreng mengandung sekitar 5 gram lemak trans, cukup untuk melipatduakan risiko Anda terkena penyakit jantung. Tidak ada jumlah konsumsi yang aman untuk lemak trans sehingga hindarilah semaksimal mungkin. Anda harus benar-benar membaca label makanan dan memastikan bahwa Anda tidak menelan lemak ini.
  • Makanan berkolesterol. Di masa lalu para dokter biasa menyarankan pasien penyakit jantung untuk menghindari semua makanan berkolesterol tinggi. Namun, sebenarnya kolesterol pada makanan tidak seberbahaya lemak jenuh dan lemak trans. Penelitian atas efek buruk makanan berkolesterol tidak menghasilkan kesimpulan bulat– yang tidak mengejutkan karena setiap orang memiliki kerentanan yang berbeda-beda. Namun, jika Anda ingin secara tegas mengurangi risiko Anda, sebaiknya Anda mengurangi makanan tinggi kolesterol seperti kuning telur, telur puyuh, kerang, hati, dan jeroan.
2. Perbanyak makanan penurun kolesterol

Tidak semua minyak sama. Bila minyak yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans menaikkan kolesterol jahat, minyak lain seperti minyak zaitun, minyak kelapa virgin dan minyak ikan dapat menurunkannya. Makanan lain seperti teh hijau, alpukat, buah delima, dll juga dapat memiliki efek yang sama. (Lihat: 15 Makanan yang Menurunkan Kadar Kolesterol).

Selain itu, Anda juga bisa mengambil suplemen alami. Ekstrak bawang putih adalah suplemen populer yang telah banyak diteliti sebagai penurun kolesterol. Selain memakan bawang putih sebagai bagian dari diet Anda, Anda dapat mengambil suplemen bawang putih untuk mempercepat penurunan kolesterol. Superfood seperti klorela, spirulina, ganggang laut, juga mungkin membantu.

3. Tingkatkan olahraga

Manfaat olahraga bagi kesehatan tidak perlu diragukan lagi, tetapi hanya sedikit orang yang menggunakannya sebagai strategi penurun kolesterol. Padahal, khasiatnya jauh lebih kuat daripada obat resep apa pun. Latihan fisik selama 30 menit sehari telah terbukti menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik. Dengan melakukan latihan fisik secara teratur minimal 5 jam per minggu, Anda bisa secara dramatis mengurangi kadar kolesterol jahat.

4. Berhenti merokok.

Merokok merusak pembuluh darah, berkontribusi terhadap pengerasan pembuluh darah dan merupakan faktor risiko utama untuk penyakit jantung, stroke dan penyakit degeneratif lainnya.

5. Praktikkan manajemen stres yang baik.

Sama seperti kolesterol, stres dalam jumlah tertentu adalah sehat. Bila berlebihan dan terus-menerus maka dampaknya buruk bagi kesehatan, termasuk meningkatkan produksi kolesterol jahat. Luangkanlah waktu untuk bersantai, melepaskan beban, dan bersenang-senang  untuk menjaga tingkat stres Anda di bawah kontrol.


sumber : herbalsani.com

Botak? Jangan sampai deh.. Ini cara mencegahnya...

Rambut sangatlah identik dengan kerontokan, dan kerontokan sendiri merupakan awal dari kebotakan. Kasus kebotakan memang merupakan mimpi buruk bagi pria. Menjelang usia senja, banyak sekali pria yang kehilangan helai-helai rambutnya, yang pastinya sulit bahkan mustahil untuk tumbuh kembali. Tetapi banyak juga pria yang mengalami kebotakan dalam usia muda atau biasa disebut kebotakan dini.

Penyebab kebotakan sendiri terdiri dari beberapa faktor, yaitu :
- faktor pribadi 
- faktor keturunan. 

Jika orang tua Anda mengalami kerontokan rambut yang berujung pada kebotakan, kemungkinan besar Anda akan mewarisi hal yang terjadi pada orang tua Anda. Bisa juga karena faktor pribadi dimana mungkin Anda kerap bergonta-ganti warna rambut, atau mungkin menggunakan alat catok yang panasnya bisa mengganggu perkembangan akar rambut.Anda mengalami kerontokan yang cukup hebat dan menuju kepada kebotakan? TalkMen memiliki beberapa tips yang mungkin bisa membantu Anda untuk mengurangi kerontokan rambut Anda, demi menjaga penampilan Anda, terutama Anda yang masih berada di usia muda.

a. Pastikan Anda tidak kekurangan zat besi

Salah satu kandungan dalam makanan yang harus Anda perhatikan adalah zat besi. Kekurangan zat besi memang bisa membuat badan Anda terasa lemas dan juga sakit kepala. Ternyata, kekurangan zat besi juga bisa menjadi faktor penyebab kerontokan rambut, karena ketika tubuh Anda kekurangan zat besi, kandungan feritin dalam tubuh Anda juga akan ikut turun.

Untuk memastikan Anda tidak kekurangan zat besi, biasakan untuk mengonsumsi kacang-kacangan, ikan, daging, dan juga sayur-sayuran secara teratur untuk menjaga kadar zat besi yang ada didalam tubuh Anda untuk mencegah terjadinya kerontokan pada rambut Anda.

Pria memang identik dengan sosok yang penuh emosi dan pemikir. Stress juga merupakan penyebab utama kebotakan pria pada umumnya, karena saat Anda berpikir keras dan berujung pada stress, hormon pria akan keluar secara berlebih, dan kandungan testosteron dan dihidrotestosteron dapat berdampak buruk untuk rambut Anda.
Ketika hormon tersebut masuk dan meresap kedalam batang rambut Anda, itu akan mengakibatkan kualitas rambut menjadi turun karena hormon tersebut menyebabkan helai-helai rambut Anda menjadi tidak tebal, dan pastinya mudah rontok. Biasakan menjaga mood Anda agar tetap relax dan tidak terlalu banyak pikiran.

b. Jangan menyisir terlalu keras

Mengatur rambut dengan sisir ataupun dengan tangan memang lumrah adanya. Tetapi ternyata menyisir bisa menjadi salah satu faktor penyebab kerontokan pada rambut Anda. Menyisir atau menggaruk kepala Anda dengan gerakan yang kencang dapat menyebabkan akar rambut Anda ikut tertarik bersama sisir atau tangan Anda, yang nantinya menyebabkan kerusakan pada folikel rambut Anda.
Rambut yang tercabut dari akar akan sulit untuk tumbuh kembali. Dilengkapi dengan folikel rambut yang rusak, yang pastinya akan semakin mempersulit pertumbuhannya.

Hindari pewarnaan rambut

Memang poin yang satu ini cukup jarang dilakukan oleh pria, tetapi sebagian pria juga masih menyukai poin ini. Mewarnai rambut dengan warna coklat atau mungkin menghitamkan rambut untuk menutupi rambut yang kemerahan karena sengatan matahari memang merupakan sebuah solusi, tetapi hal tersebut merupakan solusi yang memiliki dampak buruk.Cat atau pewarna rambut pastinya mengandung bahan kimia dengan dosis yang cukup tinggi, dimana kandungan tersebut diisi oleh bahan kimia para-phenylenediamine yang bisa menyebabkan alergi kronis dan dermatitis pada kulit kepala dan rambut Anda yang bisa menjadi penyebab kerontokan.

c. Berhenti merokok

Beberapa studi dan penelitian menjelaskan bahwa rokok bisa menjadi penyebab rambut rontok yang berujung pada kebotakan. Hal itu disebabkan dari kebiasaan merokok yang bisa merusak pembuluh darah dan menyebabkan suplai darah ke folikel rambut berkurang.
Selain merusak kesehatan paru-paru, jantung, serta organ tubuh lainnya, rokok ternyata juga menyebabkan kerontokan dan kebotakan yang pastinya dihindari oleh para pria, terutama pria yang masih relatif muda. Mungkin berhenti merokok bisa menjadi salah satu pilihan untuk menghindari kerontokan pada rambut Anda.

Kebotakan pria sendiri bisa dimulai sejak umur 20an atau 30an. Itu berarti tidak menutup kemungkinan bagi Anda untuk mengalami hal ini dalam usia yang relatif muda. Berbagai obat beredar dipasaran yang konon katanya bisa meredakan kerontokan rambut Anda. Ada juga yang berfungsi untuk menumbuhkan kembali rambut Anda.

Jika Anda tidak percaya dengan bahan-bahan kimia, Anda juga bisa menggunakan cara-cara tradisional yang diwariskan oleh nenek moyang kita secara turun temurun. Selama bisa menggunakan cara yang alami, sebaiknya hindarilah pemakaian bahan-bahan kimia yang sebenarnya memang tidak baik untuk tubuh kita.

Usus Buntu? Ini mitos dan faktanya...

Oleh: dr. Adithia Kwee-22 November 2013

Klikdokter.com - Usus buntu (umbai cacing) adalah sebuah organ yang bentuknya menyerupai cacing, dan merupakan perpanjangan dari sekum (bagian dari usus besar). Panjang dari usus buntu biasanya sekitar 8-10 cm namun dapat bervariasi dari 2 hingga 20 cm.

Apendisitis (radang usus buntu) merupakan sebuah prosses peradangan yang terjadi pada lapisan dalam dari apendiks (usus buntu), yang menyebar hingga ke area disekitarnya. Peradangan pada daerah ini menyebabkan rasa nyeri yang luar biasa dan dapat menyebabkan kematian jika terlambat mencari pertolongan.
Beberapa mitos yang sering terdengar mengenai apendisitis misalnya:


  1. MITOS:  Makan jambu biji, atau cabai dapat menyebabkan terjadinya radang usus buntu.
FAKTA: SALAH.
Seorang rekan spesialis bedah yang sudah lebih dari sering melakukan apendectomi (operasi pengangkatan usus buntu) tidak pernah menemukan sebutir biji jambu maupun biji cabai. 


  1. MITOS: Lari setelah makan menyebabkan usus buntu.
FAKTA: SALAH.

Sama sekali tidak ada hubungannya. Sebenarnya, secara medis radang usus buntu ini terjadi karena adanya sumbatan pada lumen usus. Penyumbatan ini menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan didalam lumen usus, sumbatan ini yang menyebabkan sekresi cairan usus menumpuk dan dimanfaatkan oleh bakteri-bakteri dalam usus yang bertumbuh subur. Bakteri ini mengaktifasi pertahanan tubuh melalui sel darah putih, maka terbentuklah pus (nanah) yang  membuat tekanan didalam usus semakin tinggi.
 

  1. MITOS: Usus buntu adalah salah satu organ yang tidak memiliki fungsi
FAKTA: SALAH.
Prof, Loren G. Martin dari Oklahoma State University, berpendapat bahwa usus buntu memiliki dwifungsi pada manusia, yakni: 

Ketika manusia berupa janin di kandungan ibu 

Pada usia janin 11 minggu, apendiks mengambil peran penting dalam proses mekanisme kontrol biologis. Dimana apendiks mengambil kendali dalam proses ketahanan atau mekanisme pengaturan lingkungan keseimbangan yang dinamis secara konsisten. Dimana Martin dalam penelitiannya berhasil membuktikan bahwa ditemukan sel endokrin pada janin yang berusia 11 minggu.

 Ketika manusia berusia dewasa 

Sementara pada tubuh manusia berusia dewasa, apendiks memiliki fungsi sebagai organ limfatik. Dalam penelitiannya pula Martin menemukan bahwa apendiks memiliki kandungan sel limfoid yang mengindikasikan kuatnya kemungkinan apendiks mengambil peran dalam mekanisme sistem imun manusia.

Selasa, 19 November 2013

Kalau Mandi Malam dan Rematik-Tidak Berhubungan...

Sumber : dr. Adithia Kwee-klikdokter.com


“Jangan mandi malam-malam, bisa kena rematik!”

KLIKDOKTER.com – Pernah dengar seseorang dimarahi ketika akan beranjak mandi pada malam hari? Anda dan saya sangat kemungkinan akrab dengan kalimat tersebut, terutama jika di Indonesia. Lalu bagaimana sudut pandang dunia kedokteran terhadap mandi malam dan rematik? Mari kita simak.

Mitos: Rematik disebabkan mandi malam hari.
Fakta: SALAH.

  • Entah telah berapa tahun lamanya masyarakat awam telah menganut paham yang sangat keliru. Bertanyalah pada setiap orang yang Anda temui dan mereka akan mengangguk setuju bahwa mandi malam hari tidaklah baik untuk tubuh.

  • Rematik adalah penyakit dimana terjadi peradangan pada persendian, dan terdapat ratusan jenis rematik yang telah ditemukan, salah satu yang tersering adalah Rheumatoid arthritis, jenis lainnya antara lain Systemic Lupus Erythematosus , Ankylosing Spondylitis,dan Goutarthritis.

  • Penyakit ini merupakan penyakit autoimun, yang artinya system kekebalan tubuh kita menyerang tubuh kita sendiri, dalam hal ini terutama bagian persendian, sehingga si penderita akan merasakan nyeri pada sendi yang terkena.  
Mitos: Rematik adalah penyakit manula.
Fakta: SALAH.

  • Tidak sedikit orang yang akan mengiyakan pada pendapat bahwa rematik adalah penyakit yang hanya menyerang orang usia lanjut. Pernyataan ini -sekali lagi- keliru.

  • Sejatinya, sampai detik ini sebab pasti dari penyakit rematik belumlah jelas ditemukan, namun terdapat dugaan bahwa kelainan genetiklah yang menjadi penyebab utama. Rematik menyerang orang yang usianya produktif, yakni antara usia 20 sampai 45 tahun, mungkin Anda terkejut, tapi itulah fakta yang ada.

  • Penyakit sendi yang menyerang orang lanjut usia biasanya bersifat degeneratif ataupun faktor eksternal lainnya, yang artinya kerusakan karena penuaan, bukan karena proses autoimunitas tadi. Karena menyangkut sistem imun, jelas sekali bahwa masalah utama rematik terdapat di peredarandarah, yang mana tidak ada sangkut pautnya sama sekali dengan air dingin yang mengenai kulit kita pada malam hari.
Gejala Rematik
Gejala penyakit rematik bisa Anda lihat dengan adanya:

  • Nyeri

  • Warna kemerahan pada persendian

  • Pembengkakkan pada persendian

  • Terasa hangat pada daerah persendian

  • Menurunnya fungsi  yang terkena

  • Sendi terasa kaku pada pagi hari
Jika Anda mengalami gejala seperti yang disebutkan di atas, janganlah menunda untuk mengkonsultasikan diri ke pada dokter, karena pada hakikatnya penyakit rematik tidaklah berbahaya jika ditemukan sedini mungkin dan segera diobati.
Dengan minum obat secara teratur niscaya persendian Anda bisa dipertahankan fungsinya. Salam hidup sehat!

Jumat, 15 November 2013

Enam mitos keliru tentang minum kopi


Aktivitas minum kopi, yang belakangan sudah menjadi gaya hidup, kerap menimbulkan polemik baik dan buruk. Menurut situs kesehatan fitnea, kegiatan minum kopi dilingkupi oleh mitos yang keliru. Berikut intisarinya.
  •     Mitos 1: kopi memicu stres. Padahal yang terjadi sebaliknya. Kopi menahan produksi adenoisme yang mampu mengurangi stres dan punya stimulan alami agar tubuh lebih rileks serta berenergi.

  •     Mitos 2: kafein menyebabkan insomnia. Ini mitos yang paling umum. Kafein sebenarnya hanya bertahan sebentar dalam tubuh. Setelah dikonsumsi, kafein langsung diproduksi dalam hati dan kemudian 75% terbuang dari tubuh dalam waktu maksimal lima jam.

  •     Mitos 3: minum kopi menyebabkan kanker. Sejumlah penelitian mengungkapkan tak ada kaitan antara kanker dengan kopi. Sebaliknya, kopi punya kandungan antioksidan yang mampu memerangi kanker dan memperlambat penuaan.

  •    Mitos 4: kafein adalah zat adiktif. Mitos ini mungkin bisa diperdebatkan. Namun ketergantungan kopi atau tidak, tetap tak punya efek samping seperti halnya seseorang ketergantungan alkohol atau narkoba.

  •     Mitos 5: kopi menyebabkan kemandulan dan melahirkan bayi kurang gizi. Mitos ini tak terbukti secara ilmiah.

  •     Mitos 6: kopi menyebabkan osteoporosis. Sebaliknya, kopi memiliki kandungan vitamin D yang dibutuhkan tubuh untuk menghindari pengapuran tulang (osteoporosis).

Selasa, 12 November 2013

CARA MUDAH KELUARKAN RACUN DARI TUBUH…



CARA MUDAH KELUARKAN RACUN DARI TUBUH…

Bantu tubuh Anda mengeluarkan racun tanpa harus melakukan diet detoks.

Minum air putih setidaknya 2 liter setiap harinya. Ini membantu Anda mendapatkan energi setiap saat dan memaksa hati dan ginjal untuk membuang racun. Air putih juga berkhasiat untuk mengatur selera makan Anda.

Konsumsi fiber. Fiber yang ditemukan pada biji-bijian, buah, dan sayuran membantu untuk menjaga tubuh yang sehat dan proses pencernaan secara teratur.

Kurangi garam. Kadar sodium yang ditemukan pada makanan bisa menaikkan tekanan darah tinggi dan penyimpanan air di tubuh sehingga memperlambat proses pembuangan racun.

Olahraga secara teratur. Berkeringat adalah cara terbaik untuk mengeluarkan racun. Selain itu, berolahraga juga bisa menguatkan detak jantung dan memberi oksigen ke dalam tubuh.

Mengunyah dengan pelan. Mengunyah makanan secara perlahan mengizinkan air liur untuk bekerja memproses racun pada makanan. Dengan begitu maka sistem pencernaan semakin baik sehingga tidak menyimpan lemak terlalu lama di dalam tubuh.

(Men's Fitness Indonesia edisi Juni 2011)