Kamis, 26 Agustus 2010

Perut Rata dengan 3 Gerakan Pilates

Perut Rata dengan 3 Gerakan Pilates

Jakarta - Selama ini pilates mampu meningkatkan kelenturan dan fleksibilitas seluruh tubuh yang baik untuk memperbaiki postur tubuh yang kurang sempurna dan memperbaiki berbagai macam masalah tulang belakang.

Beberapa gerakan pilates ternyata juga baik untuk membakar lemak. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa gerakan pilates tersebut lebih efektif membakar lemak daripada crunches (sit-ups) seperti dikutip dari health.com.

Roll-up
Posisi awal: Tidur terlentang dengan kaki lurus dan rapat, serta tangan rapat pada sisi tubuh.

Gerakan: Angkat tangan Anda hingga melewati kepala sehingga punggung tangan menyentuh lantai. Angkat kembali tangan Anda ke posisi semula. Saat kedua tangan melewati telinga dan mulaihlah mengangkat tubuh bagian atas (seperti sit-ups) hingga kedua tangan meraih jari kaki. Kembali ke posisi semula dengan perlahan. Gerakan ini harus dikontrol dan kontinyu dengan kaki tetap menempel dengan lantai.

Repetisi: 6-8 repetisi.

Teaser
Posisi awal: Tidur terlentang dengan lutut ditekuk 90 derajat dan telapak kaki melayang.

Gerakan: Kencangkan perut sambil menarik napas dan angkat kedua tangan ke atas hingga punggung tangan menyentuh lantai. Angkat kembali tangan Anda. Saat kedua tangan tegak lurus dengan dada, buang napas dan angkat tubuh bagian atas hingga tubuh membentuk huruf 'V' dari samping. Kembali ke posisi awal secara perlahan. Untuk mempermudah gerakan ini, letakkan tangan di lantai sebagai bantuan penopang tubuh.

Repetisi: 15 repetisi.

Criss-Cross
Posisi awal: Tidur terlentang dengan lutut ditekuk 90 derajat, telapak kaki menyentuh lantai dan tangan di belakang kepala.

Gerakan: Kencangkan otot perut sambil mengangkat kepala, bahu dan dada. Putar torso Anda ke kiri dan luruskan serta kencangkan kaki kanan, dengan begitu maka secara otomatis siku kanan Anda akan menyentuh lutut kiri. Naikkan kembali kaki kanan ke posisi awal dan luruskan kaki kiri sambil memutar torso ke kanan sehingga siku kiri menyentuh lutut kanan. Kembalilah ke posisi awal secara perlahan.

Repetisi: 15 repetisi.

3 Topik Lelucon Yang DIbenci Pria

3 Topik Lelucon Yang Dibenci Pria
Sumber: Riska Wandira - wolipop


Jakarta - Menurut sebagian pria, wanita dengan selera humor yang baik akan mendapatkan nilai plus dibandingan mereka yang suit diajak bercanda. Tetapi, berhati-hatilah saat membuat gurauan. Sebab, ada beberapa topik yang sensitif bagi pria.

Jadi jagalah lidah saat Anda akan menjadikan beberapa topik ini sebagai bahan humor :

1. Penghasilan
Pria menganggap sudah menjadi kewajibannya untuk menafkahi keluarganya karenaitu ia merasa sensitif ketika pasangannya bergurau tentang penghasilannya yang lebih kecil dibandingkan Anda.

2. Kebotakan
Pria mempunyai banyak kewajiban tanggung jawab dan tidak dipungkiri banyak pria yang mengalami stres dengan potensi kebotakan yang tinggi. Meski sudah terlihat tanda-tanda penipisan rambut di kepalanya, hal tersebut sebaiknya tidak perlu dijadikan sebagai bahan guyonan.

3. Orang tuanya
Sudah menjadi aturan dalam dunia perkencanan jangan pernah bergurau soal orang tuanya. Sekali Anda membuat lelucon tentang orangtuanya, maka situasi akan memburuk karena ia akan memandang Anda tidak sopan.

Jumat, 20 Agustus 2010

11 Sikap Yang Dapat Menghancurkan Karir...

11 Sikap Yang Dapat menghancurkan Karir

Jakarta - Anda telah mempunyai posisi yang baik di kantor saat ini? Mempertahankan sebuah jabatan bukanlah hal yang mudah, bila tidak didukung dengan sikap positif.

Faktor yang sering memicu kegagalan kemajuan karir adalah sikap Anda sendiri. Berikut 11 sikap yang bisa menggagalkan Anda di kantor.

Arogansi: Ini merupakan sikap dimana diri merasa paling benar dan orang lain salah.

Aloofness: Sulit berkomunikasi dengan orang lain.

Eagerness to please: Orang yang mengejar popularitas dalam setiap situasi.

Eccentricity: Menunjukkan sikap yang ingin selalu berbeda dari orang lain. Sikap ini justru sering dianggap negatif oleh orang lain.

Excessive Caution: Seseorang yang selalu takut dalam mengambil keputusan.

Habit Distrust: Sikap dimana tidak bisa mempercayai orang lain dan selalu curiga.

Mischievousness: Orang dengan sikap bahwa peraturan dibuat untuk dilanggar.

Melodrama: Sikap seseorang yang ingin menjadi pusat perhatian di setiap kesempatan.

Passive Resistance: Sikap dari seseorang yang selalu tidak yakin dengan apa yang dikatakannya.

Perfectionism: Selalu ingin tampak sempurna. Sehingga yang terlihat semua hal salah.

Volatility: Orang dengan sikap yang sulit ditebak dan bersikap sesuai dengan mood-nya.

Apakah sikap diatas salah satunya merupakan sikap Anda? Jika iya, segera ubah sikap Anda untuk memperbaiki karir.
(kik/fer)

Tips Menghemat Baterai Blackberry

Tips Menghemat Baterai Blackberry

Jakarta - Ketergantungan terhadap Blackberry sudah tidak bisa dipungkiri lagi. Masalah pun akan muncul saat baterai Blackberry Anda habis pada saat yang tidak tepat. Untuk menghindari hal tersebut terjadi pada Anda, simaklah tips menghemat baterai Blackberry berikut:

Hal pertama untuk menghemat baterai Blackberry adalah dengan memangkas cahaya yang dikeluarkan Blackberry. Caranya adalah dengan menurunkan screen brightness dan timeout display dengan memilih 'option', kemudian 'screen/keyboard'. Ubah backlight brightness dan backlight timeout menjadi 10 agar cahaya menjadi minimal dan lebih cepat mati. Hindari menggunaan screen protector anti-spy agar layar Blackberry Anda tidak terlalu redup.

Dalam keadaan darurat, pilihlah profile yang tidak mengaktifkan fitur getar dan nada dering saat ada BBM masuk. Anda cukup mengeceknya sesering mungkin. Dalam hal seperti ini, sebaiknya Anda juga menutup aplikasi-aplikasi yang tidak diperlukan pada saat itu seperti Facebook, Twitter, YM termasuk fitur GPS, bluetooth, wi-fi hingga mengobrol dengan terlalu banyak orang di dalam group BBM.

Hindari penggunaan theme dengan animasi. Theme animasi akan menguras baterai Anda lebih cepat.

Operator selular ternyata juga berpengaruh terhadap umur baterai. Pilihlah operator dengan jaringan yang stabil di daerah Anda agar Blackberry tidak selalu mencari-cari sinyal.
(af1/fer)

Manfaat Madu Untuk Cegah Diare...

Manfaat Madu Untuk Cegah Diare

Jakarta - Pola makan yang kacau dan gemar menyantap makanan sembarangan pasti sudah pernah Anda rasakan. Efeknya, terkadang penyakit diare menyerang. Untuk mencegah diare datang, cukup minum madu saja!

Dr. Paulus H. S. Kwakman dari Akademi Medical Center, Amsterdam, Belanda mengatakan bahwa madu memiliki manfaat yang tinggi bagi dunia medis. Madu disebut-sebut dapat mengatasi berbagai infeksi yang disebabkan oleh bakteri atau mikroba. Cairan dari lebah itu juga dapat dijadikan antibiotik yang ampuh melawan berbagai serangan penyakit.

Dr. Paulus dan tim menemukan bahwa madu dapat membunuh berbagai bakteri termasuk Staphylococcus Aureus, yaitu bakteri yang menyebabkan infeksi yang parah di kulit, tulang bahkan paru-paru. Bakteri ini tidak mempan dengan obat-obatan seperti antibiotik. Namun dengan madu, bakteri ini lumpuh hanya dalam waktu 24 jam.

Bakteri lain yang dapat diatasi dengan madu adalah E.coli, yaitu bakteri yang menyebabkan infeksi pada saluran pencernaan, seperti diare atau muntaber. Dengan madu, bakteri ini pun dapat lumpuh hanya dalam waktu 24 jam.

Luka bakar dan berbagai penyakit kulit juga dapat diatasi dengan madu. Secara cepat, madu dapat memperbaiki jaringan kulit yang rusak.

Kenapa Gugup Bikin Sakit Perut?...

Kenapa Gugup Bikin Sakit Perut?

Jakarta, Sebagian besar orang pasti pernah merasakan sakit perut saat sedang gugup, panik atau stres ketika mau tampil di muka umum atau menjelang wawancara penting. Kenapa kondisi tersebut bisa memicu sakit perut?

Kebanyakan orang yang mengalami stres secara harfiah juga merasakannya di dalam usus. Seperti dijelaskan dalam Harvard Mental Health Letter pada Agustus 2010, bahwa ada sistem saraf informal yang dikenal sebagai 'brain-gut axis' atau sumbu otak-usus diduga sebagai penyebabnya.

Pada dasarnya otak berinteraksi dengan seluruh tubuh melalui sistem saraf yang memiliki beberapa komponen utama. Salah satunya adalah sistem saraf enterik yang membantu mengatur proses pencernaan.

Dikutip dari Health.harvard.edu, Sabtu (21/8/2010) saat tubuh mengalami stres, gugup atau panik, maka proses pencernaan akan melambat atau berhenti sama sekali. Sehingga tubuh dapat memfokuskan seluruh energi internal untuk menghadapi ancaman atau gangguan psikologis tersebut. Gangguan proses pencernaan inilah yang menyebabkan timbulnya sakit perut.

Identifikasi penyebab sakit perut ini akan dikenal dengan nama perut gugup (nervous stomach). Nervous stomach adalah sumber dari adanya gangguan pada perut yang bisa disebabkan oleh stres atau gugup.

Seseorang yang sedang merasa tertekan baik oleh stres, panik atau gugup, maka otak akan melepaskan asam lebih banyak ke dalam perut. Hal inilah yang mempengaruhi adanya gangguan pada perut seperti sakit perut, perut merasa kembung, bersendawa, perut terasa perih, tiba-tiba merasa ingin buang air besar atau kecil, mual dan juga mulas.

Nervous stomach tidak bisa dikategorikan sebagai penyakit tertentu. Karena pada umumnya dokter akan menggunakan istilah ini setelah pemeriksaan diagnostik tidak bisa mengungkap apa penyebabnya dan juga setelah menyingkirkan kemungkinan-kemungkinan lain.

Kondisi ini ternyata juga bisa dialami oleh anak-anak, misalnya saat anak merasa adanya tekanan dari teman sebaya atau dalam hal akademisnya seperti ketika ujian sekolah.

Dr Michael Miller selaku editor dari Harvard Mental Health Letter menjelaskan bahwa beberapa intervensi psikologis bisa dilakukan untuk mengurasi sakit perut akibat stres.

Terapi perilaku kognitif untuk mengubah stres dan merangsang pemikiran, teknik relaksasi yang diarahkan untuk menenangkan tubuh dan usus serta pikiran positif.bagai penyebabnya.

Mendengkur Dapat Membakar Kalori

Mendengkur Dapat Membakar Kalori

California, Mendengkur alias ngorok dialami hampir semua orang terutama jika tidur dalam kondisi yang terlalu letih. Dan ternyata kebiasaan buruk yang sering mengganggu orang lain ini bisa membakar kalori.

Ilmuwan menemukan bahwa orang yang sering mendengkur dalam tidurnya dapat membakar kalori lebih banyak ketimbang orang yang jarang mendengkur.

Hal ini berdasarkan alasan bahwa mendengkur dan gangguan pernapasan dipicu akibat peningkatan aktivitas dari sistem saraf. Sehingga, orang yang sering mendengkur akan membakar kalori lebih banyak.

Ilmuwan dari University of California mempelajari 212 orang yang sering mendengkur, berbicara (ngigau) saat tidur, mengalami kesulitan bernapas dalam tidur atau bahkan mengalami penghentian napas secara periodik. Kemudian, ilmuwan menghitung berapa banyak kalori yang terbakar pada beberapa tingkat masalah kesehatan yang berbeda.

Hasilnya, seperti dilansir dari GeniusBeauty, Jumat (20/8/2010), orang yang selalu mendengkur (teratur) dapat membakar sekitar 2000 kalori per hari, sedangkan orang yang hanya mendengkur sewaktu-waktu (kadang-kadang) membakar 1626 kalori.

Namun dengan hasil penelitian ini, bukan berarti semua orang yang mendengkur memiliki tubuh langsing. Karena pada dasarnya, orang yang mendengkur adalah orang yang mengalami gangguan tidur dan kelelahan. Dan kedua hal tersebut justru memicu orang untuk makan lebih banyak dan memilih makanan berenergi tinggi.

Selain itu, orang yang kurang tidur normal dan mendengkur cenderung memiliki sedikit energi di siang hari, belum lagi kurangnya kebugaran dan latihan fisik lainnya. Kondisi ini bila dikombinasikan dengan pola makan tinggi kalori, maka dapat membuat orang menjadi obesitas (kegemukan).

Mendengkur dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti amandel membesar, peradangan mukosa nasofaring yang disebabkan oleh alergi atau infeksi, pembengkakan, alkoholisme dan lain-lain.

Penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa orang yang tidur dengan binatang peliharaan sejak kecil, seperti anjing, cenderung memiliki risiko mendengkur lebih tinggi.

Namun sebaiknya orang justru menghilangkan kebiasaan mendengkur karena bisa berbahaya. Penelitian menunjukkan bahwa masalah pernafasan pada saat tidur menandakan ada masalah yang serius di tubuh seseorang.

Apnea atau gangguan pernafasan yang terjadi berulang kali dan mengganggu tidur seseorang, terjadi ketika otot bagian belakang tenggorokan gagal membuka jalur udara untuk pernafasan.

Hal ini dapat menyebabkan pola tidur yang salah dan rendahnya asupan oksigen dalam darah, dan ujung-ujungnya mengarah pada berbagai penyakit seperti hipertensi, jantung, masalah mood dan ingatan.

Studi yang dilakukan University of Maryland Medical Center menemukan bahwa masalah pernafasaan saat tidur atau apnea dapat meningkatkan depresi dan memperparah mimpi buruk serta stres pasca trauma.

Biasanya penderita apnea sering merasa ngantuk di siang hari, sehingga dapat meningkatkan risiko kecelakaan mobil pula.