Kamis, 17 Februari 2011

Jalan Kaki di Pagi Hari Bikin Segar Sepanjang Hari

Jalan Kaki di Pagi Hari Bikin Segar Sepanjang Hari

Beberapa orang lebih memilih untuk pergi ke pusat kebugaran atau ikut kelas aerobik yang mahal. Padahal olahraga berjalan kaki di pagi hari bisa memberikan manfaat lebih dan bikin tubuh segar sepanjang hari.

Berjalan adalah kegiatan yang bisa dilakukan oleh siapa saja tanpa memandang jenis kelamin dan usia serta bisa dilakukan di mana pun tanpa memerlukan peralatan yang mahal.

Hal ini karena kesegaran yang didapatkan di pagi hari mulai dari udara dan lingkungan akan berdampak terhadap tubuh. Kondisi ini membuat tubuh siap melakukan berbagai aktivitas selama seharian.

Selain itu berjalan di pagi hari juga membuat paru-paru tubuh terisi oleh udara segar melalui pernapasan, sehingga memberikan kehidupan yang lebih sehat untuk sel-sel darah di dalam tubuh. Serta menciptakan koordinasi yang baik antara pikiran dan juga jiwa.

Pikiran yang segar akan membuat suasana hati menjadi lebih baik yang secara otomatis akan memberikan kontribusi terhadap perbaikan kondisi kesehatan. Serta gerakan tubuh yang melibatkan semua otot akan membuat sirkulasi darah menjadi lebih lancar.

Beberapa manfaat lain yang bisa didapatkan dari berjalan di pagi hari adalah fleksibilitas tubuh karena terjadi peregangan otot secara ekstensif selama berjalan, mengurangi ketegangan pad atulang dan jaringan, meningkatkan kekuatan jantung serta membantu membakar lemak, seperti dikutip dari Healthwealth, Jumat (18/2/2011).

Sebelum melakukan jalan-jalan di pagi hari ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan agar bisa mendapatkan manfaat maksimal yaitu:

1.Pastikan untuk tidak mengonsumsi makanan berat satu jam sebelum berjalan, karena
mencerna membutuhkan energi yang banyak dari tubuh sehingga bisa membebani diri
sendiri.
2.Hindari jalan raya yang terlalu ramai, tapi carilah tempat yang teduh dan hanya
sedikit kendaraan yang berlalu lalang sehingga bisa membuat pikiran santai serta
mendapat oksigen lebih banyak.
3.Variasikan rute berjalan setiap seminggu sekali sehingg tidak merasa bosan dan
kegiatan ini bisa berlangsung lama.
4.Jika memungkinkan cobalah memvariasikan berjalan dengan jalan cepat, misalnya 2
menit berjalan cepat lalu 2 menit kemudian berjalan seperti biasa.

Spidol Lebih Berbahaya Ketimbang Kapur Tulis

Spidol Lebih Berbahaya Ketimbang Kapur Tulis

Zaman sekarang sekolah-sekolah tampaknya lebih memilih untuk menggunakan spidol dan papan tulis putih (whiteboard) ketimbang kapur tulis yang berdebu. Tapi tahukah Anda bahwa kapur tulis lebih aman ketimbang spidol?

Kapur tulis sudah sangat jarang digunakan di sekolah-sekolah yang ada di perkotaan, meski masih banyak digunakan di sekolah yang ada di pedesaan karena harganya yang lebih murah. Kapur tulis sering dianggap kotor dan berdebu, juga dianggap dapat membahayakan kesehatan.

Namun pada dasarnya bahan dasar kapur tulis tidaklah beracun. Kapur tulis standar yang digunakan di kelas pada umumnya terbuat dari kalsium karbonat, yaitu bentuk olahan dari batu kapur alam, seperti dilansir Educationinsight, Jumat (18/2/2011).

Memang untuk beberapa orang yang menderita asma atau masalah pernapasan seperti batuk, debu dari kapur tulis bisa menjadi alergen atau pemicu kambuhnya penyakit, yang ditandai dengan gejala batuk, mengi, sesak dada dan sesak napas.

Hal ini karena partikel kapur tulis yang tergolong besar (sehingga masih terlihat beterbangan di ruangan) tersaring oleh filter pertama pada sistem pernapasan manusia, yaitu bulu hidung.

Partikel kapur tulis tersebut tidak masuk ke dalam paru-paru namun tertahan oleh bulu hidung, sehingga untuk beberapa orang debu kapur tulis bisa menyebabkan reaksi bersin dan batuk.

Sedangkan spidol yang dianggap bersih, tak berdebu dan aman ternyata mengandung bahan kimia yang disebut xylene, yaitu bahan kimia yang menimbulkan aroma khas pada spidol dan juga banyak digunakan pada cat, thinner dan pernis.

Xylene adalah bahan kimia beracun yang ditemukan pada banyak barang-barang rumah tangga. Bahan kimia ini merupakan salah satu dari 30 bahan kimia yang diproduksi di Amerika Serikat.

Partikelnya yang kecil paling mungkin memasuki tubuh ketika dihirup. Menghirup racun dalam spidol dapat memiliki efek jangka pendek dan jangka panjang. Bahan kimia ini dapat menimbulkan gejala inhalasi mirip ketika orang menggunakan obat penenang atau alkohol, yang efeknya bisa bertahan hingga 15 sampai 45 menit.

Dari hasil studi yang dikutip dari Toxicological Profile for Xylene, Agency for Toxic Substances and Disease Registry, efek jangka pendek dari xylene bisa mengganggu pernapasan, pusing, sakit kepala dan kehilangan memori jangka pendek.

Sedangkan efek jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan otak permanen dan kerusakan hati, ginjal dan sistem saraf pusat.

Beberapa merek spidol juga mengandung propyl alcohol yang tidak terlalu beracun tetapi dapat mengiritasi mata, hidung dan tenggorokan.

Untuk mengatasi bahaya tersebut, sebaiknya jangan gunakan spidol dengan jarak dekat atau dalam jangka waktu yang lama. Juga jangan dengan sengaja menghirup spidol dan batasi penggunaannya.

Ventilasi ruangan yang baik, segera mencuci tangan dan sering-sering bernapas dalam udara yang segar dapat mengurangi dampak dan bahaya dari debu kapur tulis dan juga partikel spidol.

Awas! Darah Kental Bisa Bikin Stroke

Penderita penyakit darah kental tidak boleh mendonorkan darahnya karena bisa membahayakan pasien yang menerimanya. Sebaliknya, darah yang kental itu harus dibuang karena bisa meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung.

Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-paru.

Kedua jenis polisitemia ini ditandai dengan jumlah eritrosit atau sel darah merah yang lebih tinggi dari angka normalnya. Kelebihan eritrosit ini dilihat dari kadar hemoglobin (Hb) yang normalnya berkisar antara 11-12 g/dL untuk wanita atau 12-16 g/dL untuk pria.

Meningkatnya kekentalan darah akibat kelebihan Hb dan eritrosit dibarengi dengan peningkatan risiko penggumpalan darah. Akibatnya, penderita darah kental lebih rentan mengalami serangan jantung, stroke dan risiko fatal lainnya yang berhubungan dengan penyumbatan pembuluh darah.

Bukan hanya pada penderitanya saja, peningkatan risiko penyumbatan darah juga bisa terjadi pada orang lain jika darah yang kental itu didonorkan. Oleh karena itu, Palang Merah Indonesia biasanya akan menolak donor yang memiliki kadar Hb di atas normal alias terlalu kental.

"Darah kental memang harus diambil sebagian biar lebih encer, lewat prosedur yang dinamakan phlebotomy. Tapi bukan untuk didonorkan, darah itu harus dibuang," ungkap ahli hematologi dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Dr Johan Kurnianda, SpPD, KHOM (K) saat dihubungi detikHealth, Jumat (18/2/2011).

Menurut Dr Johan, darah kental juga tidak disebabkan oleh makanan secara langsung. Namun bagi yang sudah mengalami kondisi tersebut, kebiasaan makan makanan berlemak dan kurang minum bisa meningkatkan risiko penggumpalan darah yang berakibat fatal.

Untuk mengatasi darah kental, beberapa jenis obat yang sering digunakan adalah Aspirin, Warfarin atau sejenisnya. Namun jenis obat-obatan tersebut hanya mencegah terjadinya penggumpalan darah, sementara untuk menekan produksi sel darah merah misalnya hidroksi urea

Selasa, 15 Februari 2011

Menyingkirkan Cenut-cenut Asam Urat

Menyingkirkan Cenut-cenut Asam Urat

Nyeri, cenut-cenut, bengkak, kemerahan, rasa panas, kaku persendian adalah ciri-ciri terkena asam urat akibat proses pengeluaran kadar asam urat dalam darah tersumbat menjadi kristal.

Asam urat adalah penyakit yang disebabkan penumpukan kristal asam urat di dalam jaringan ikat, yaitu ruang antara dua tulang atau di dalam tulang itu sendiri.

Asam urat akan mengkristal dan terkumpul di persendian, menyebabkan inflamasi (peradangan) dan pembengkakan yang merupakan tanda-tanda dan gejala klasik asam urat. Istilah medis untuk terlalu banyak asam urat di aliran darah adalah hyperuricemia.

Ada beberapa cara alami untuk menyingkirkan asam urat, seperti dilansir Livestrong, Rabu (16/2/2011):

1. Hindari makanan tinggi purin
Untuk mengontrol kadar asam urat, hindari mengonsumsi makanan tinggi purin, yaitu bahan kimia yang bertanggung jawab untuk pembentukan asam urat, seperti daging merah, makanan laut, daging organ dan beberapa kacang. Sayuran tertentu juga mengandung tinggi purin, antara lain bayam, asparagus, kacang polong, jamur dan kembang kol.

2. Hindari fruktosa dan soda
Batasi konsumsi soda Anda. Dalam artikel di Today Arthritis, peneliti menemukan pria yang minum lebih dari enam porsi soft drink dengan fruktosa tinggi setiap minggu, meningkatkan terjadinya asam urat. Fruktosa tidak hanya terdapat pada soda tetapi beberapa buah, seperti duren serta minuman manis lainnya.

3. Batasi alkohol
Alkohol dapat membuat tubuh dehidrasi, sehingga dianjurkan untuk tidak mengonsumsi alkohol. Walaupun konsumsi minuman anggur tampaknya tidak mempengaruhi asam urat, namun tingginya kandungan ragi membuatnya sangat berpengaruh.

4. Mengurangi peradangan dengan buah
Untuk mengurangi konsentrasi asam urat, University of Maryland Medical Center menyarankan untuk menambahkan nanas, seledri, cherry, blueberry dan strawberry dalam menu Anda.

Bromelain yang ditemukan pada nanas, merupakan enzim pencernaan dengan sifat anti-inflamasi yang menghambat protein yang bertanggung jawab untuk peradangan. Seledri sebagai diuretik alami, juga membantu mengurangi peradangan.

5. Kurangi berat badan
Kenaikan berat badan merupakan faktor yang dapat mempertinggi purin. Dengan melakukan program berat badan secara bertahap dapat mencegah peningkatan asam urat.

6. Minum cukup air
Hidrasi tubuh yang optimal dibutuhkan untuk menghilangkan asam urat dari tubuh Anda. Air dapat mengencerkan kadar asam urat dalam darah dan merangsang ginjal untuk memberikan produk limbah ke kandung kemih.

7. Perhatikan pH darah
Menurut Medline Plus, kadar asam tinggi dalam darah, yang disebut asidosis, terkait dengan kadar asam urat tubuh. Kadar pH yang kurang dari 7 dianggap asam. Untuk menjaga tubuh tetap dalam kondisi basa, tambahkan apel, cuka sari apel, jus cherry dalam menu Anda.

Senin, 14 Februari 2011

10 makanan berlemak tambah 1

1. Pure kentang.
Apalagi jika proses pengolahannya menggunakan krim dan mentega. Bayangkan, 1/2 mangkuk saji saja sudah mengandung 200 kalori.

2. Permen.
Selain mengandung jenis lemak jahat, kadar gulanya juga sangat tinggi. Begitu pula panganan sejenis seperti donat, cake dan bolu gulung.

3. Es krim.
Meski kenikmatannya sangat mengundang, es krim merupakan sajian yang amat tinggi kandungan lemak, gula dan kalori. Jadi, pertimbangkan kembali untuk menikmatinya jika Anda sedang berdiet.

4. Keripik kentang.
Camilan yang gurih ini merupakan salah satu makanan yang paling berpeluang bikin gemuk karena kandungan garamnya sangat tinggi.. Belum lagi kandungan lemak dan gulanya, sehingga total kalorinya tinggi. Di samping itu, keripik kentang banyak mengandung bahan pengawet, perasa dan pemanis buatan yang jelas-jelas dapat merugikan kesehatan.

5. Daging olahan.
Kendati amat praktis, hot dog, sosis dan daging olahan sejenisnya, mengandung lemak tak baik. Kadarnya yang begitu tinggi, sama banyak dengan kadar garam yang dikandungnya.

6. Jajanan gorengan.
Makanan jenis ini kurang baik bagi kesehatan karena umumnya digoreng dengan minyak yang tidak diganti setiap kali menggoreng. Kandungan lemaknya juga sangat tinggi dan kurang terjamin kebersihannya jika dijajakan di pinggir jalan.

7. Makanan cepat saji.
Di antaranya hamburger, nachos dan kentang goreng. Kandungan lemaknya sangat tinggi, begitu pula kandungan kalorinya. Sementara kandungan nutrisi yang menyehatkan, nyaris tidak ada.

8. Minuman bersoda.
Meski mendatangkan kesegaran sesaat, minuman ini sama sekali tidak memiliki nilai-nilai nutrisi. Kecuali, kaya akan kandungan gula, sodium, dan kalori.

9. Sereal .
Dengan kandungan karbohidrat yang tinggi, semakin menjadi ancaman bila bertemu dengan rasa manis dari gula. Makanan jenis ini akan meningkatkan gula darah dan menyebabkan tubuh menimbun lemak.

10. Susu .
Meskipun kandungan kalsiumnya baik bagi tubuh, susu memiliki kandungan lemak yang sangat tinggi yang akan menambah timbunan lemak tubuh. Jadi, kalau ingin mengambil manfaat kalsiumnya, ganti saja dengan mengonsumsi susu yang bebas lemak atau minimal yang yang sudah dikurangi kandungan lemaknya.

Satu Lagi yg mengandung kolesterol sangat tinggi :
Sate Kambing

Senin, 07 Februari 2011

Agar Buang Angin Tak Berbau

Agar Buang Angin Tak Berbau

Ilustrasi Wanita Tutup Hidung
VIVAnews – Buang angin merupakan aktivitas sangat umum, dan menyehatkan. Walau begitu, Anda bisa merasa malu bila sampai kepergok buang angin di tengah banyak orang, apalagi mengeluarkan suara dan bau tak sedap.

Buang angin merupakan kegiatan yang wajar terjadi karena konsumsi makanan yang menimbulkan pembentukan gas berlebihan di dalam tubuh.

Sedangkan aroma tak sedap yang keluar saat seseorang buang angin, bisa disebabkan sejumlah faktor. Salah satunya karena sisa makanan terlalu lama tersimpan di usus besar, yang pada gilirannya menghasilkan gas berbau busuk.

Tapi jangan khawatir, masih ada cara jitu untuk mengatasi bau tak sedap saat buang angin, dikutip dari Times Of India.

- Batasi konsumsi makanan yang tinggi kadar lemak. Makanan tinggi lemak menghasilkan sejumlah besar karbondioksida dan beberapa di antaranya akan dikeluarkan tubuh dalam bentuk gas.

- Kelebihan karbohidrat dalam diet seseorang dapat menyebabkan masalah gas.

- Mengurangi jumlah udara yang Anda telan. Hindari berbicara dan tertawa sambil makan, karena perilaku seperti ini mengakibatkan menelan udara berlebihan. Makan dan minum perlahan dan mengunyah makanan Anda dengan baik.

- Mengunyah permen karet dan merokok menyebabkan udara yang Anda hirup juga menjadi berlebihan. Akumulasi udara ini menyebabkan kembung, membuat perut tertekan, dan menimbulkan gas.

- Hindari konsumsi makanan pedas karena mereka bisa meningkatkan debit asam lambung yang dapat menimbulkan iritasi.

- Kelebihan konsumsi minuman yang bersifat asam juga perlu dihindari, seperti teh, kopi, minuman bersoda, dan alkohol. Ini cenderung menyebabkan iritasi pada saluran gastro-intestinal. Juga, kurangi kebiasaan minum dengan menggunakan sedotan. Cara ini bisa menyebabkan udara lebih banyak masuk ke dalam saluran pencernaan.

- Kurangi makanan yang menimbulkan gas, seperti kacang-kacangan, kembang kol, kubis, brokoli, kacang, dan pisang.

- Jangan makan tiga kali makan besar di siang hari. Sebaliknya makan lima makanan kecil.

- Setelah makan ada baiknya Anda berjalan-jalan atau melakukan aktivitas seperti menaiki tangga agar kalori terbakar dan tidak menumpuk dalam perut. Aktivitas fisik membantu pencernaan bekerja lebih baik

Selasa, 01 Februari 2011

Lima Barang Pengancan Kesehatan...

Lima Barang Pengancam Kesehatan

Bahaya yang mengancam kesehatan ternyata ada di dalam rumah Anda sendiri. Apa saja?

Siapa sangka, barang-barang di rumah kita bisa menjadi sumber penyakit yang berbahaya bagi kesehatan. Berikut daftar barang-barang tersebut, seperti yang dikutip dari Genius Beauty.

1. Talenan kayu. Hingga kini, benda ini masih menjadi barang yang selalu ada di dapur. Fungsinya sebagai tatakan saat memotong bahan-bahan mentah untuk di masak. Menurut John Oxford, peneliti dari Universitas London, sebuah talenan kayu dapat menyimpan ribuan bakteri penyebab penyakit. Sisa potongan makanan yang mengendap dapat membuat koloni bakteri baru dan mengendap di kayu. Bakteri tersebut akan menempel di setiap bahan makanan yang kita potong.

2. Talenan plastik. Seringkali digunakan untuk mengganti talenan kayu yang lebih tradisional. Tak semua talenan terbuat dari plastik yang aman. Bahan plastik bisa berbahaya jika tidak sengaja terkonsumsi. Pilihlah produk talenan plastik yang menjamin keamanan plastiknya. Jika Anda tak yakin, saat talenan sudah tergores, lebih baik ganti dengan yang baru.

3. Sikat gigi. Peneliti dari Universitas Manchester mengungkap bahwa sebanyak 10 juta bakteri bisa berkumpul di sikat gigi. Tak hanya itu, virus penyakit dan jamur bisa berkembang biak di sana. Para peneliti menyarankan Anda untuk mengganti sikat gigi 2-3 bulan sekali.

4. Handuk. Kondisinya kurang lebih sama dengan sikat gigi. Dan untuk menghilangkan bakteri yang berkumpul di dalamnya, perlu pemanasan hingga 90 derajat celcius.

5. Bantal. Bakteri yang berkumpul pada bantal bisa menyebabkan gangguan pernapasan, gatal-gatal dan demam. Professor Jean Amberline, dari British Society for Allergy menyarankan untuk mengganti sarung bantal secara teratur, serta mengganti bantal setiap 2 tahun sekali.